Hari ke 6 Proses Evakuasi, Kepala BNPB: Hari Ini Akan Banyak Korban yang Ditemukan
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konfernsi pers di posko Al-Khoziny

SIDOARJO, Jatimtoday.co.id – Upaya penanganan pasca musibah yang menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny terus diintensifkan. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, melaporkan perkembangan signifikan dalam proses evakuasi dan identifikasi korban hingga hari ini Sabtu, (4/9/2025).
Berdasarkan data terbaru, total 118 korban telah ditemukan. Dengan rincian 104 orang ditemukan selamat, namun mengalami luka berat dan ringan. Mereka telah mendapatkan penanganan medis dan 14 orang dinyatakan meninggal dunia.
Dari 14 jenazah yang ditemukan, 5 jenazah telah berhasil diidentifikasi pada awal proses evakuasi. Sementara itu, 9 jenazah lainnya saat ini masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri untuk memastikan data diri korban.
Hingga saat ini masih ada 49 orang yang dilaporkan hilang dan dicari keberadaannya di lokasi reruntuhan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa hari ini, Sabtu (4/9/2025), tim gabungan kemungkinan besar akan menemukan lebih banyak korban.
“Tim sudah mengidentifikasi titik-titik yang sangat dimungkinkan menjadi lokasi keberadaan korban. Pencarian akan difokuskan di area tersebut,” jelas Suharyanto.
Mengenai upaya pembersihan lokasi, Suharyanto menyebutkan bahwa progres pengangkutan material reruntuhan sudah mencapai 40 persen. Proses ini dilakukan dengan sangat cepat, namun tetap ekstra hati-hati.
“Proses pengangkatan material ini sudah berjalan 40 persen. Ini sudah sangat cepat. Kami tetap berhati-hati karena masih diperkirakan ada jasad korban di dalam reruntuhan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Suharyanto juga berpesan kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk turut serta menjaga arus informasi yang benar.
Hal ini penting agar masyarakat dapat menerima informasi terkait musibah ini dengan valid dan akurat, serta menghindari potensi berita bohong atau simpang siur yang dapat menimbulkan keresahan.
Tim gabungan berkomitmen untuk terus bekerja keras hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan proses penanganan musibah dapat dituntaskan. AJ





